Teknologi dan Pergerakan

Saya baru saja membaca sebuah manifesto dari The League Of Moveable Type, sebuah revolusi tipografi open source yang dimulai sejak Februari 2009. Manifesto seperti ini bukan yang pertama yang pernah saya baca, dan untuk kesekian kalinya membuat saya teringat pada kata “PERGERAKAN”.

Definisi pergerakan

Pergerakan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki makna kebangkitan (untuk perjuangan atau perbaikan). Sejalan dengan defenisi tersebut, dapat dikatakan pergerakan merupakan bentuk tindakan perubahan untuk mewujudkan sesuatu menjadi lebih baik.

Teknologi dan pergerakan

Dulunya ketika mendengar kata pergerakan, yang terlintas dipikiran saya adalah sosial, agama, politik dan budaya, tak pernah terlintas dipikiran saya tentang teknologi. Sampai saya mencoba memahami bagaimana teknologi dikembangkan (dibuat).

Teknologi adalah pergerakan dalam konteks bagaimana teknologi tersebut dikembangkan. Ketika sebuah teknologi dikembangkan, membutuhkan orang-orang dengan keahliannya masing-masing, dan orang-orang tersebut yakin dan bekerja dengan misi membuat hidup menjadi lebih baik.

Sebagaimana Mark Zuckerberg ketika membangun perusahaan IT Facebook, misi yang disampaikan ke publik adalah “It was built to accomplish a social mission — to make the world more open and connected”.

Begitu juga dengan google “Our mission is to organize the world’s information and make it universally accessible and useful.”.

Mengapa kita harus peduli ?

Kita ketahui bersama, dibalik segala kemudahan dan kelebihan yang kita rasakan dengan adanya teknologi, banyak pula keburukan yang timbul. Misi facebook untuk mendekatkan orang yang jauh ternyata membuat jauh orang yang dekat.

Misi google untuk ketersediaan informasi yang bisa diakses secara universal, ternyata membuat kita tidak kreatif dan malas menganalisa. Masih banyak lagi keburukan lain yang saya yakin kita semua paham.

Untuk itulah mengapa kita harus peduli. Teknologi dibangun dengan tujuan yang baik. Jika ada dampak negatif yang ditimbulkan teknologi, itu karena kita salah menggunakan teknologi.

Kita seharusnya lebih selektif ketika ingin menggunakan sebuah teknologi baru. Sesuaikan dengan kebutuhan dan jangan ikuti iklan. Teknologi hanyalah alat dalam menjalani hidup, buka gaya hidup.

Catatan ini menjadi pengingat buat saya, semoga juga buat anda, bahwa pergerakan masih terus berjalan.

Untuk hidup yang lebih baik.

Beri komentar jika anda punya pendapat lain.